Cara Klaim Asuransi yang Mudah dan Cepat untuk Kehilangan Kendaraan Anda

Diterbitkan Pada July 22nd, 2019

Cara Klaim Asuransi yang Mudah dan Cepat

Asuransi kendaraan bermotor sangat bermanfaat untuk memberikan jaminan penggantian saat Anda kehilangan kendaraan karena pencurian. Apapun jenis kendaraan bermotor Anda maka lebih baik melindunginya dengan asuransi.

Dominan Pencurian

Pencurian kendaraan masih menjadi penyebab utama seseorang dapat kehilangan mobil atau motornya. Bahkan, ketika mereka sudah memarkirkan kendaraan di tempat yang cukup aman sekalipun.

Tahukah Anda? Di Jakarta, tiap tahunnya, rata-rata terjadi sepuluh kasus pencurian kendaraan bermotor di setiap kecamatan. Tingkat risiko pencurian akan bertambah besar untuk sepeda motor.

Data statistik menunjukan bahwa 80% dari total jumlah kasus pencurian kendaraan bermotor tahun 2018 (lebih dari 1200 kasus) di Jakarta adalah pencurian sepeda motor. Namun, hal ini bukan berarti bahwa mobil lebih aman dari pencurian juga.

Kehilangan aset berharga akan memberikan dampak kerugian yang besar bagi Anda.

Jadi, fakta ini seharusnya sudah cukup untuk membuat Anda berpikir pentingnya pengamanan tambahan untuk kendaraan Anda, yaitu asuransi kendaraan bermotor.

Prosedur yang Baik dan Benar

Jika Anda sudah memiliki asuransi kendaraan bermotor dan mengalami kasus pencurian maka Anda tidak perlu merasa khawatir yang berlebihan. Mobil atau motor Anda sudah mendapatkan jaminan perlindungan asuransi.

Namun, Anda tetap harus mengikuti tahapan dan prosedur klaim asuransi yang benar terlebih dahulu untuk mendapatkan penggantian klaim yang sesuai secara cepat dan mudah.

Berikut adalah prosedur klaim asuransi untuk kasus pencurian menurut Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).

  1. Segera laporkan kepada pihak berwajib (Kepolisian Daerah) dan pihak asuransi jika Anda mengalami pencurian kendaraan.
  2. Lengkapi semua dokumen pendukung klaim yang dibutuhkan.
  3. Laporan kerugian asuransi, termasuk kronologi kejadian.
  4. Surat laporan atau berita acara kehilangan dari kepolisian setempat (daerah kejadian perkara.
  5. Dokumen asli, seperti polis asuransi, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), faktur pembelian, kuitansi, buku kir, dan sebagainya.
  6. Surat Keterangan Kepolisian Daerah.
  7. Surat pemblokiran STNK.
  8. Photocopy Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi pada saat kejadian dan identitas (KTP) tertanggung.
  9. Dokumen lain yang relevan yang dibutuhkan oleh pihak asuransi untuk penyelesain klaim.
  10. Setelah semua tahapan dan kelengkapan dokumen terpenuhi maka pihak asuransi akan diberikan waktu paling lambat 30 hari untuk menyelesaikan klaim tersebut.

Jika Anda sudah mengikuti semua prosedur tersebut dengan baik dan benar maka dapat dipastikan Anda sudah berada di jalur yang benar untuk mendapatkan penggantian klaim asuransi yang sesuai.

Waspada dan Hati-Hati

Ingat, jangan pernah berpikir bahwa memiliki asuransi dapat membuat Anda tidak perlu lagi untuk waspada dan berhati-hati terhadap kendaraan Anda, baik saat berkendara maupun saat memarkirkannya.

Jika ini yang terjadi maka asuransi dapat dengan mudah menolak klaim Anda dengan alasan kelalaian tertanggung. Jadi ingat, pengamanan sesungguhnya adalah diri Anda sendiri.

Berkendaralah dengan aman serta tetap terlindungi dengan asuransi!

 

Bandingin.com !!! dapat membantu Anda mengambil keputusan cerdas dan akurat untuk melindungi diri, keluarga, dan masa depan Anda.

Klaim Asuransi , Asuransi Mobil , Asuransi Motor

Topik Artikel

asuransi mobil klaim asuransi